Tak perlu tersenyum lebar untuk menyembunyikan betapa terlukanya engkau. Aku mengenalmu lebih dari siapapun yang mengenalmu.
Aku sangat hafal bagaimana ekspresi wajahmu ketika bahagia.
Aku sangat hafal bagaimana ekspresi wajahmu ketika sedih.
Aku sangat hafal bagaimana ekspresi wajahmu ketika marah.
Dan ekspresi-ekspresi lain diwajahmu.
Aku tahu kau terluka. Aku tahu betapa dalam ia menciptakan luka yang pada akhirnya kekal;dihatimu. Tapi aku percaya, pada akhirnya juga kau mampu menyembuhkan luka itu, walau membutuhkan waktu yang panjang.
Aku melihatmu jauh lebih baik, jauh lebih bahagia, jauh lebih tegar, dan jauh lebih ikhlas dari sebelumnya. Aku bahagia melihatmu yang sekarang. Lebih banyak senyuman dibandingkan kesedihan disana, diwajahmu. Tempat segala isi hatimu berbicara. Sungguh, aku sangat bahagia melihatmu yang sekarang. Tetaplah seperti ini, penuh kebahagian bukan kesedihan. Penuh canda tawa bukan kemurungan.
Teruslah tersenyum. Bersyukurlah atas hal-hal kecil maupun besar. Ketahuilah, bahwa kebahagian bisa datang darimana saja jika kita pandai bersyukur. Sampaikan terima kasihku pada hatimu, yang akhirnya mau mendengar segala saranku bagaimana caranya untuk berbahagia.
Terima kasih telah mencoba mendengarkanku, logikamu. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar